Laporan Penelitian tentang Sanitasi Depot Air Minum di Tanjungpinang Barat

March 15, 2013

Air merupakan salah satu kebutuhan manusia yang sangat penting. Untuk memenuhi kebutuhan air minum, masyarakat lebih banyak memilih air minum isi ulang. Agar air minum yang dihasilkan sehat dan aman maka diperlukan upaya penyelenggaraan hygiene sanitasi depot air minum. Pelaksanaan hygiene sanitasi depot air minum yang kurang baik, dapat menyebabkan timbulnya pencemaran pada air minum. Pencemaran air minum ditandai dengan adanya bakteri Escherichia coli sebagai indikator pencemaran air.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan hygiene sanitasi dan pemeriksaan kandungan Escherichia coli dalam air minum isi ulang yang dihasilkan oleh depot air minum daerah Kota Tanjungpinang Barat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif dengan melihat pelaksanaan hygiene sanitasi dan pemeriksaan laboratorium terhadap kandungan Escherichia coli dalam air minum isi ulang. Tehnik pengambilan sampel yaitu total sampling. Jumlah sampel yang diobservasi dan diperiksa yaitu 10 depot air minum isi ulang. Observasi dilakukan di Kecamatan Tanjungpinang Barat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh depot air minum belum sepenuhnya menerapkan pelaksanaan hygiene sanitasi antara lain : lokasi, bangunan, penampungan air baku, desinfeksi, pelayanan konsumen, karyawan, pekarangan, sehingga hasil produksi beberapa depot air minum didaerah Kota Tanjungpinang Barat tidak memenuhi syarat kesehatan. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap kandungan Escherichia coli positif di dua depot air minum (20%).
Berdasarkan hal itu, perlu diadakannya pengawasan dan penyuluhan oleh instansi terkait atau Dinas Kesehatan tentang pentingnya hygiene sanitasi depot air minum isi ulang sehingga air minum yang dikonsumsi oleh masyarakat memenuhi
syarat kesehatan.

Depot Air Minum Isi Ulang di Tanjungpinang Dipantau Dinkes Setiap Bulan

March 14, 2013

Usaha air isi ulang kian marak saja. Saat ini di Tanjungpinang ada lebih dari 50 usaha air isi ulang siap konsumsi. Usaha ini setiap bulannya dipantau oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, agar benar-benar layak konsumsi.

Kemarin baru rapat juga soal usaha air isi ulang ini. Kalau tak salah saya ada sekitar 53 usaha air isi ulang siap konsumsi di Tanjung Pinang, ujar Ahmad Yani, Kadis Kesehatan Kota Tanjungpinang , Rabu (7/12) sore.
Kesemua yang terdaftar ini sudah susai standar yang ditetapkan. Dimana Dinas Kesehatan Kota Tg Pinang setiap bulannya mengecek bahan baku air. Ada beberapa usaha yang memiliki persediaan bahan baku sendiri dan ada juga yang mendatangkan dari luar.
Bahan baku tersebut dicek, apakah susah sesuai standar siap konsumsi atau tidak. Disamping itu juga diperiksa alat vakum pengisian ulang, sehingga air bebas dari bakteri yang berbahaya. Tak dipungkiri juga ada beberapa keluhan yang masuk, tentang air isi ulang ini.
Ada juga beberapa keluhan, terutama mengenai galonnya itu. Tapi kami juga sudah cek dan minta mereka bersihkan dulu galonnya dengan alat khusus, sebelum diisi air yang siap konsumsi, sebut Yani.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah minta agar usaha pengisian air tersebut memasang ijin di lokasi yang mudah dilihat oleh pelanggan. Pelanggan juga diminta teliti dan kritis, saat membeli produk air isi ulang.

« Previous Page

Harga Pergalon

Jemput: Rp.9.000

Antar: Rp.10.000

Pesan Antar

Tlp. 0771-20772

HP. 081275815001

DIAN-RO