Perlunya Minum Air Putih saat Musim Pancaroba

August 22, 2016

Agar fungsi semua organ vital tubuh kita bisa bekerja dengan stabil dan harmonis maka kita sangat dianjurkan untuk tetap mengkonsumsi air putih, khususnya air putih RO dengan teratur. Khususnya di musim pancaroba yang sekarang ini sengan berlangsung, sebentar cuaca panas sebentar kemudian cuaca berubah menjadi hujan dan dingin

Berikut adalah beberapa poin manfaat, pentingnya minum air di musim hujan dan kemarau, dikutip dari beberapa sumber.

Mempertahankan Fungsi Tubuh
Ketika air diserap dalam tubuh, air tersebut langsung mempertahankan fungsi tubuh. fungsi tubuh yang sangat terbantu adalah fungsi transportasi dan juga fungsi mendinginkan suhu tubuh. Dimana pada saat darah kita yang sifatnya dingin bisa berubah menjadi panas maka salah satu cara untuk mendinginkan kembali adalah dengan meminum air putih Reverse Osmosis.

Lancarkan Pencernaan
Di musim pancaroba yang kondisi alamnya tidak menentu saat ini, mengkonsumsi banyak air putih RO dapat melancarkan pencernaan. Akan tetapi sebaiknya jangan mengkonsumsi air putih sehabis makan atau selagi makan, tunggu beberapa saat agar makanan yang sudah masuk tidak cepat membusuk terkena air.

Melembabkan Kulit
Kondisi angin yang terus berhembus ketika musim hujan, dan juga kondisi angin kering pada saat panas teruk rupanya mempengaruhi pengambilan air dari kulit kita. Hal ini mengakibatkan bibir pecah-pecah, kulit kering, dan bersisik. Maka untuk tetap menjadikan kulit anda tetap lembap ketika musim pancaroba, dianjurkan penting untuk minum air putih khususnya air putih hasil filter Reverse Osmosis.

Pembersih
Persediaan air yang optimal dalam tubuh, dapat membantu fungsi organ tubuh seperti ginjal dan hati dengan efektif. Air yang diserap oleh tubuh dapat membuang toxic melalui air kencing dan keringat, serta membersihkan organ-organ tersebut. Oleh karena itu sangat penting sekali untuk memperhatikan air minum yang akan kita konsumsi. Jangan sampai air yang kita konsumsi untuk diminum yang dimaksudkan berfungsi sebagai pelarut atau membawa racun keluar dari tubuh  itu telah tercemar oleh racun lainnya atau mengandung kandungan logam berat. Air minum Reverse Osmosis Dian Ro Tanjungpinang merupakan air isi ulang galong yang telah mengantongi sertifikat lulus laik sehat dari instansi terkait, dimana kandungan air RO nya sangat minim sekali logam dan mineral atau bahkan bisa dikatakan mendekati air murni yang hanya berisi H2O.

Air RO solusi Air Bersih dan Layak Minum di Tanjungpinang Kepri

July 1, 2015

Pada saat musim kemarau di awal tahun 2014 di Tanjung Pinang kemarin, masyarakat Tanjungpinang Kepulauan Riau (Kepri) benar-benar telah merasakan kehidupan yang sangat sulit akibat kekeringan yang panjang. Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan di pulau jawa dimana curah hujan pada saat ini sedang tinggi-tingginya yang bahkan kita sering mendengar berita bahwa di pulau Jawa sana sering terjadi banjir. Sudah sangat umum memang bahwa kondisi cuaca khususnya yang berhubungan dengan curah hujan di Tg.Pinang bertolak belakang dengan kondisi di Pulau Jawa.

Karena efek dari musim kering yang rutin terjadi di Tanjung Pinang tersebut Pemko Kota Tanjungpinang menggagas program penyediaan air bersih dengan cara menyuling air laut menjadi air layak pakai bahkan layak di konsumsi dan di minum menggunakan teknologi penyaringan tingkat tinggi, yaitu teknik penyaringan dengan menggunakan saringan Reverse Osmosis atau yang lebih dikenal dengan nama RO.

Program penyulingan menggunakan sistem penyaringan RO diatas dimulai pada tahun 2011 dimana program pertamanya dilaksanakan di Pulau Penyengat, tepatnya di Kampung Bulang. Dimana di awal program tersebut berjalan sangat memberikan efek positip yang banyak bagi masyarakat penyengat dalam hal penyediaan air layak pakai. Namun sangat disayangkan keadaannya pada tahun 2014 kemarin sudah tidak beroperasi lagi. Sehingga penyediaan air bersih dari hasil penyulingan air laut menggunakan teknologi penyaringan Reverse Osmosis berhenti.

Proyek Penyuliangan Air Laut Reverse Osmosis (RO) Terkendala Listrik

October 21, 2014

Tanjungpinang,Sidaktoday.com – Pembangunan Proyek Reserve Osmosis (penyulingan air laut menjadi air minum) yang berada di komplek Lantamal IV Kota Tanjungpinang sudah selesai dibangun Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2013 yang lalu melalui satker Air Minum Provinsi kepri. “Namun hingga saat ini hasil proyek tersebut belum bisa dinikmati warga Tanjungpinang yang begitu mengharapkan layanan air bersih.

Terkendalanya adalah ketidak tersedianya pasokan listrik untuk menghidupkan instalasi mesin RO di komplek Angkatan Laut Tanjung Pinang itu sendiri. Tampaknya Permasalahan tersebut sepertinya tak bisa diatasi dalam waktu dekat. Sebab PLN Area Tanjungpinang yang sebelumnya siap memasok daya listrik sekitar 1 megawatt untuk mesin RO, akhirnya membatalkan lagi rencana tersebut atas larangan PLN Pusat.

Saat kunjungan Menteri PU ke Tanjungpinang (6/6). Djoko Kirmanto, mengatakan bahwa, permasalahan listrik bukan merupakan tanggung jawab kami, melainkan daerah. Dia menegaskan, Kementerian Pekerjaan Umum sudah membangun instalasi penyulingan air laut menjadi air minum. Penyediaan instalasi listrik untuk pengoperasian mesin RO tersebut,Djoko menyampaikan, seharusnya menjadi tugas Pemerintah Daerah (Pemda).

Djoko juga mendapatkan laporan bahwa instalasi air minum di daerah ini sudah rusak, banyak pipa sudah bocor. Maka kami bangun proyek RO. Kontraknya sudah selesai.”

“Fisiknya sudah hampir selesai dikerjakan. Namun, instalasi itu belum bisa dipakai karena sumber daya listriknya yang belum ada.”

“Makanya sekarang harus diupayakan agar sumber daya listrik ada sehingga instalasi ini bisa dioperasikan. Soal listrik memang bukan wewenang saya,” ungkap Djoko ketika meninjau proyek RO di komplek Lantamal IV Tanjungpinang, Jumat (6/6)kemarin.

Djoko sendiri menargetkan setelah proyek fisik selesai dikerjakan, instalasi RO ini langsung segera dioperasikan. Namun, terget tersebut diakuinya tidak bisa diwujudkan karena kendala sumber daya listrik. Dia sekali lagi menegaskan bahwa Pemda harus bisa mengatasi kendala listrik yang ada agar instalasi RO ini bisa secepatnya dioperasikan.

Djoko juga mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum sudah menyediakan fasilitas airnya. Jika kami siapkan listriknya lagi maka nanti di daerah-daerah lain juga kami harus sediakan juga listriknya.”

“Kita bagi tugas dan Pemda harus bisa atasi masalah listrik. Dulu ada perjanjiannya, kita siapkan pipa-pipa induk, PDAM siapkan pipa-pipa ke rumah-rumah warga dan Pemda siapkan listrik. Kementerian PU tidak boleh siapkan semuanya,” Ungkapnya.

Menurut Rudy Chua, anggota DPRD Kepri yang ikut dalam peninjauan, mengatakan, sebenarnya ada 2 permasalahan yang dialami saat ini terkait proyek RO yakni persoalan ekternal dan internal.

Permasalahan eksternal yang dimaksudkan Rudy adalah kendala sumber daya listrik untuk pengoperasi instalasi RO ini. Menurutnya, awalnya pihak PLN Area Tanjungpinang sudah menyetujui akan memasok daya listrik ke dalam instalasi RO.

Namun, persetujuan tersebut malah dibatalkan lagi pada 3 hari lalu atas intruksi PLN Pusat. Karena, sudah dari dulu, PLN Area Sumatera tidak diperkenankan oleh PLN Pusat untuk melayani kebutuhan listrik bagi proyek-proyek lainnya.

“Makanya untuk bisa mengatasi masalah ini, kita hanya bisa mengharapkan pasokan listrik dari PLTU Galang Batang,” komentar Rudy.”Sedangkan permasalahan internalnya terkait biaya produknya. Sampai saat ini belum dibicarakan berapa biaya produksi instalasi mesin Reverse Osmosis (RO) yang harus dibayar oleh masyarakat.” Makanya, nanti dalam waktu dekat, akan ada pembicaan antara Pemda, PDAM Tirta Kepri dan PT Artha Envirotama sebagai pengelola terkait biaya produksi yang harus dibayar oleh masyarakat,” tegas Rudy.(TB)

sumber : http://sidaktoday.com/proyek-resesrve-osmosis-ro-penyulingan-air-laut-tanjungpinang-terkendala-listrik

Depot Air Minum Diduga Mengandung Bakteri E-Coli

September 29, 2014

Karena diduga mengandung bakteri E-coli, yaitu bakteri yang menyebabkan diare pada manusia, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga membekukan pengoperasian depot air minum isi ulang di Kecamatan Singkep Barat. Pembekuan operasi dilakukan sampai ada  hasil uji laboratorium terkait dugaan produksi air minum galon yang mengandung bakteri e-coli. Selain diduga mengandung bakteri, depot air minum tersebut juga tidak menjaga kebersihan depot tempat usahanya. Sehingga menambah faktor penunjang sebab dibekukannya depot tersebut.

“Untuk sementara waktu, kami meminta pemilik depot untuk menunda pendistribusian air minum kepada masyarakat. Hasil pemeriksaan laboratorium pada sampel air dari salah satu depot, kami mendapati air tersebut mengandung bakteri e-coli,” ujar Kepala Seksi Lingkungan Dinkes Kabupaten Lingga Sri Dewi, Senin (24/3).

Awalnya, pihak Dinkes hanya melayangkan surat pembekuan bagi operasional depot air minum tersebut. Sepertinya, peringatan ini tidak diacuhkan oleh pemilik depot. Maka, Dinkes Kabutapan Lingga mengambil langkah tegas dengan menutup tempat usaha tersebut.

”Kami sudah melakukan pengecekan ke depot. Kami menemukan lumut pada pipa pengisian ke galon. Di samping itu, depot bersebelahan dengan toko bahan bangunan. Inilah yang diduga mempengaruhi kualitas air minum,” ungkapnya.

Berdasarkan data dilapangan Dinkes di Kabupaten Lingga sangat kewalahan melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha air minum isi ulang. Pasalnya, beberapa tempat usaha ini banyak yang tidak mengikuti peraturan tentang kebersihan. Padahal kebersihan adalah syarat utama agar kualitas air minum yang diproduksi tetap baik dan terjaga.

Berbeda dengan depot air minum Reverse Osmosis DIAN-RO Tj Pinang yang selalu menjaga kebersihan tempat usahanya. Alhasil segala perizinan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang dapat dengan mudah didapat.

Sumber : Tanjungpinang Pos, dengan sedikit tambahan.

Air Galon RO DIAN-RO Naik Harga Rp.8.000

August 21, 2014

Sejak 15 Agustus 2014 harga air minum galon isi ulang dengan teknologi penyaringan reverse osmosis (RO)  DIAN-RO naik harganya, dari yang tadinya Rp.7.000 pergalon menjadi Rp.8.000 pergalon, dimana harga tersebut sudah termasuk biaya antar untuk wilayah kota Tanjungpinang. Kenaikan harga ini dikarenakan biaya operasional yang juga naik, terutama kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) PLN. Faktor lain yaitu nilai rupiah yang semakin anjlok terhadap nilai dollar (US dollar dan Singapore dollar) dimana berkaitan dengan sparepart pompa RO maupun alat-alat penunjang operasional lainnya yang harus dibeli berdasarkan harga dollar.

Demi tetap terjaganya kualitas dari produk air minum galon isi ulang DIAN-RO dan untuk menjaga kepuasan pelanggan yang sudah mengenal air minum reverse osmosis, maka dengan berat hati kami harus menaikkan harga jual pergalon air minum galon RO, baik yang dijemput maupun yang diantar.

DIAN-RO Depot air minum isi ulang dengan teknologi penyaringan reverse osmosis (RO).

Jl.Anggrek Merah, depan perumahan Anggrek Mas I, ruko no.5, Tanjung pinang, Kepulauan Riau (Kepri)

Kualitas Air Minum Bukan Berdasarkan Jernihnya

June 28, 2014

Bayangkan jika anda ditawari air mimum putih oleh orang lain atau pada saat Anda bertamu ke tempat kerabat sahabat Anda, dimana air minum tersebut terlihat keruh atau tidak jernih. Sudah pasti Anda akan segan atau bahkan menolak untuk meminum air tersebut. Sama halnya dengan ayam, silahkan perhatikan bagaimana ayam memilih air minum yang baik baginya. Ayam akan cenderung memilih air yang lebih jernih untuk diminumnya. Lantas bagaimana jika air minum tersebut terlihat sangat jernih sekali, tidak berwarna dan berbau. Apakah hal diatas akan menjamin kualitas dari air minum tersebut? Jawabannya tentu saja TIDAK.

Air minum yang secara kandungan fisik telah memenuhi syarat masih mempunyai kemungkinan akan mengandung logam, bahan-bahan kimia maupun mikroorganisme yang akan sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Depot air minum isi ulang reverse osmosis DIAN-RO Tanjung Pinang menjamin akan kemurnian air minum hasil penyaringan kami. Telah terbukti dari hasil laboratorium bahwa air minum isi ulang galon RO kami 99,9 % dinyatakan sebagai air murni. Artinya air minum isi ulang galon depot DIAN-RO Tjpinang hampir bisa dipastikan tidak mengandung logam berat, bahan kimia, mikroorganisme, bakteri dan bahkan virus sekalipun. Maka sudah barang tentu air minum murni isi ulang galon RO DIAN-RO akan terlihat jernih bersih dan tidak mengandung bahan-bahan yang membahayakan tubuh manusia.

Cara Kerja Mesin Sikat Galon Air Isi Ulang RO

June 7, 2014

Konsep dan cara kerja mesin sikat galon ini cukup praktis. Galon air yang kosong setelah dikembalikan dari konsumen sebelumnya diberi air hasil penyaringan atau air minum RO sedikit, agar pada saat pencucian dengan alat mesin sikat galon nanti kondisi galon basah, tidak kering. Kemudian galon yang telah berisi air bersih sedikit, atau secukupnya dimasukkan ke dalam mesin pembersih sikat galon, lalu dihidupkan mesinnya. Setelah mesin hidup, secara otomatis sikat pembersih yang berada di poros mesin tersebut memutar dan membersihkan kotoran yang menempel di dinding galon bagian dalam, seperti debu maupun kotoran lainnya. Arah putaran poros sikat galon yang berisi benang seperti tali pancing nilon bisa dirubah berbalik, dari yang tadinya berputar searah jarum jam menjadi berlawanan arah jarum jam, sehingga memaksimalkan pembersihan galon air isi ulang DIAN-RO.

Secara teknis, motor yang berputar di dalam mesin pembersih galon tidak langsung dihubungkan ke poros, tapi melalui perantara puli dengan bantuan sabuk V. Di bagian ujung poros, ada sikat pembersih galon dari bahan senar nilon. Apabila poros berputar, maka otomatis senar ini akan berputar juga. Perputaran senar ini akan menggosok bagian tepi dinding sampai bersih. Agar lebih mudah dan cepat dalam pembersihan, sebaiknya galon diisi dengan air sedikit agar basah.

Pada depot air minum isi ulang reverse osmosis (RO) DIAN-RO Tj Pinang waktu yang dibutuhkan untuk membersihkan satu galon air, hanya membutuhkan waktu 20 detik. Dengan cepatnya waktu pembersihan, tentu akan menambah jumlah galon air yang diisi kembali. Depot air RO DIAN-RO Tanjung Pinang selalu menerapkan standar kebersihan yang tinggi untuk galon yang akan diisi air minum RO, sehingga kualitas air minum isi ulang RO DIAN-RO Tanjungpinang tetap terjaga. Terjaganya kualitas air minum galon RO DIAN-RO terbukti dengan baiknya hasil uji laboratorium yang secara rutin diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjung pinang Provinsi Kepulauan Riau.

Kemarau Omzet Depot Isi Ulang Air Minum Tanjungpinang Meningkat

June 4, 2014

Bintan – Tanjungpinang, Isukepri.com – Musim kemarau yang melanda wilayah Kepulauan Riau khususnya Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang dalam beberapa bulan terakhir ini membuat omset depot isi ulang air minum meningkat. Dimusim kemarau berkepanjangan seperti ini juga berdampak pada permintaan isi ulang air minum.

Menurut Ijal, salah seorang pemilik Depot isi air ulang ‘Tirta Qua’ di Bintan Timur Kabupaten Bintan, meningkatnya permintaan isi ulang air mineral disebabkan oleh krisis air bersih akibat kemarau.

“Permintaan isi ulang air mineral akhir-akhir ini memang mengalami peningkatan dibandingkan hari biasanya,” kata Ijal, Jumat (14/2).

Hal senada juga dikatakan Fauzan, yang juga pemilik depot isi ulang air minum di Tanjung pinang (TPI), Dirinya mengaku dalam sehari, sedikitnya ada 200 galon yang habis terjual.

“Sehari itu bisa 200 galon, padahal biasanya tak sampai segitu,” ujar Fauzan. (CR12)

Sumber; www.Isukepri.com

Instalasi Air Minum Reverse Osmosis RSAL Tanjungpinang

June 2, 2014

Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang dalam proses pegembangannya akan membuat instalasi air layak minum. Peningkatan pelayanan air minum, Metode Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) menjadi pilihan. SWRO merupakan teknologi khusus pengolahan air minum dari hasil pengolahan air laut. Sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau HM Sani dalam sambutannya ada 2 konteks penting dalam pelayanan prima untuk masyarakat, bagaimana untuk memenuhi kebutuhan terbaik untuk masyarakat walaupun diketahui bersama dalam perjalanannnya belum bisa terpenuhi namun dalam pengembangannya harus terus di kembangkan terutama kebutuhan dasar masyarakat yaitu kebutuhan air dan kebutuhan kesehatan. Terutama untuk kebutuhan air minum merupakan kebutuhan yang sangat didambakan oleh masyarakat Tanjungpinang dan sekitarnya. Ketersediaan air baku yang semakin tidak memadai akibat dari jumlah penduduk yang semakin bertambah, mendorong untuk mengembangkan teknologi pengolahan air minum RO atau reverse osmosis yang salah satunya adalah SWRO ini. SWRO di Tanjungpinang ini merupakan pilot proyek yang terbesar dan sangat mendesak dengan kapasitas 50 liter per detik yang bisa memenuhi kebutuhan air minum untuk 4.000 pelanggan.

 

 

Menjaga kebersihan filter

May 26, 2014

Dalam dunia usaha depot air minum isi ulang, menjaga kebersihan filter sangat penting sekali, bahkan menjadi prioritas utama. Hal ini dimaksudkan agar produk air minum yang dihasilkan dapat tetap terjaga kualitasnya. Depot air minum isi ulang ro dian-ro sangat memperhatikan hal tersebut. Kami sadar akan pentingnya menjaga kebersihan filter-filter yang ada di depot dian-ro. Sehingga pelanggan kami yang sudah menjalin hubungan pembelian dengan depot air minum reverse osmosis kami selama 1 tahun lebih sejak berdirinya depot dian-ro di Tanjungpinang ini tetap terjaga. Bahkan promosi dari mulut ke mulut pelanggan kami yang berada di kota melayu Tanjung Pinang ini yang merasa puas dengan kualitas air minum hasil penyaringan filtrasi reverse osmosis kami menjadikan promosi yang positif bagi depot air minum RO Dian-RO di TPI.

Next Page »

Harga Pergalon

Jemput: Rp.9.000

Antar: Rp.10.000

Pesan Antar

Tlp. 0771-20772

HP. 081275815001

DIAN-RO