Mineral Organik dan Anorganik

April 5, 2013

Permulaan proses sirkulasi air terjadi dari penguapan air di laut dan sungai kemudian menjadi awan, dan akhirnya turun ke bumi kembali sebagai air hujan. Ketika hujan turun ke permukaan tanah dan menyerap ke dalam, maka air yang tadinya adalah berupa molekul-molekul H2O saja, mulai membawa berbagai kandungan zat yang ada dalam tanah, diantaranya yaitu berupa mineral-mineral. Baik itu mineral organik maupun mineral anorganik atau bukan organik.

Berikut adalah tinjauan singkat atas perbedaan antara keduanya :

Mineral Organik – Di dapat dari sumber yang hidup atau mempunyai kehidupan, mengandung karbon dan dapat membawa kehidupan bagi sel-sel di dalam tubuh. Mineral organik umumnya berasal dari susu dan tumbuh-tumbuhan, seperti sayuran, kacang-kacangan dan buah-buahan.

Mineral Anorganik (bukan organik) – Dari sumber yang tidak hidup, tanpa karbon dan tidak dapat membawa kehidupan sel. Mineral anorganik umumnya berasal dari dalam tanah, mineral ini tidak dapat dimanfaatkan oleh manusia atau binatang, tetapi tumbuhan dapat memprosesnya. Tumbuhan akan menyerap mineral anorganik dari dalam tanah melalui akarnya dan melalui proses fotosintesis diubah menjadi mineral organik.

Mineral anorganik yang masuk kedalam tubuh manusia tidak dapat diproses dan akan dikeluarkan kembali melalui air seni. Dan hal ini tentu akan memperberat kerja ginjal. Macam-macam mineral anorganik dalam air misalnya Kalsium Karbonat (CaCo3), Besi (Fe), Mangan (Ma), Natrium (Na), dll.

Dr Norman W. Walker, dalam salah satu bukunya tentang masalah air, mengatakan bahwa orang yang minum air dua gelas besar per hari dalam 70 tahun kehidupannya, akan ada total 17.000 liter air. Dan jika tidak di saring , akan mempunyai cadangan mineral anorganik seperti Kalsium Karbonat, magnesium dan mineral lainnya yang tidak dapat digunakan oleh tubuh. Sebagian besar mineral anorganik tersebut akan dikeluarkan dari tubuh setelah diproses oleh ginjal. Ada yang dapat dikeluarkan secara tuntas, tetapi bila tidak; hal inilah yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit.

Depot air minum isi ulang DIAN-RO Tg Pinang menghasilkan air minum yang telah bersertifikat laik sehat yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Tg Pinang Kota. Air isi ulang produk DIAN-RO meminimalisir adanya mineral yang bukan organik atau anorganik dengan menggunakan penyaringan yang berlapis. Depot air minum isi ulang DIAN-RO menggunakan membran penyaringan reverse osmosis atau RO di akhir tahap penyaringan, yang dapat menyaring ukuran partikel atau mineral hingga ukuran mikron. Hal ini ini dibuktikan dengan hasil uji test laboratorium dari PT.Sucofindo Batam yang menerangkan bahwa air hasil saringan depot DIAN-RO Tg Pinang laik sehat untuk dikonsumsi sebagai air minum, dengan TDS nya 4 ppm.

Tips Memilih Air Minum Isi Ulang Sehat

March 28, 2013

Dijaman sekarang ini di antara kita pasti tidak sedikit yang mengkonsumsi air minum isi ulang. Apalagi saat ini harga air minum dalam kemasan semakin mahal. Memang membeli air minum dari depot isi ulang bisa menjadi salah satu solusi. Mendapatkannya juga tidak sulit karena banyak sekali depot yang ada di sekitar kita. Namun ada baiknya anda perhatikan beberapa hal berikut ini, agar bisa memperoleh air minum yang aman untuk di konsumsi.

  • Amati keadaan fisik depot . Bila kelihatan kumuh, kotor tidak terjaga kebersihannya serta jorok . Ini sudah merupakan salah satu indikasi bahwa yang punya depot tidak peduli terhadap kebersihan, sanitasi, higienis dan kesehatan produk air minum isi ulangnya. Hal ini sudah merupakan cerminan bagaimana depot tersebut memperlakukan air yang akan di proses di depotnya. Tidak dengan depot air minum isi ulang DIAN-RO. Kami mengedepankan kualitas proses filterisasi air baku menjadi air siap minum dengan menjaga kebersihan, sanitasi dan hygienis depot air minum kami.
  • Bagaimana galon di cuci. Ini merupakan salah satu hal yang penting sekali, karena sebaik apapun kualitas air minum yang dihasilkan oleh depot tersebut tidak akan ada artinya bila wadah (galon) anda kotor. Ini namanya terjadi pencemaran ulang. Jadi pastikan galon anda di cuci bersih dan di bilas dengan air yang telah di proses. Karena bila yang di pakai untuk membilas adalah air yang belum di proses berarti ada air “mentah” yang tersisa di dalam galon. Depot air minum isi ulang DIAN-RO Tanjungpinang menggunakan air yang sudah tersaring atau terfilter untuk mencuci bagian dalam galon, ditambah penggunaan mesin penyikat bagian dalam galon yang sangat efektif membersihkan kotoran-kotoran yang mungkin menempel.
  • Bagaimana proses pengisian ke galon. Bakteri dan kotoran selalu ada di udara, jadi dalam proses pengisian yang baik harus di ruang kaca tertutup. Hal ini untuk menjamin tidak ada kotoran dari udara yang masuk ke dalam galon.
  • Tanyakan adakah sertifikasi. Baik itu dari Dinas Kesehatan atau laboratorium lainnya yang sudah terakreditasi, yang menyatakan bahwa air produk depot tersebut bisa langsung di minum sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Umumnya pemeriksaan dari Laboratorium meliputi 3 kategori utama yaitu Fisika, Kimia dan Biologi. Depot air minum isi ulang DIAN-RO yang terletak di jl.Anggrek Merah, ruko perumahan Anggrek Mas I, telah mengantongi izin dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, yang menyatakan air minum isi ulang produksi DIAN-RO lulus uji laik sehat. Pengujian sampel dilakukan di laboratorium PT.Sucofindo di kota Batam yang mempunyai reputasi laboratorium terbesar, terlengkap dan sudah terakreditasi di Indonesia.
  • Sumber air baku. Tanyakan kepada pemilik depot air minum ditempat biasa anda beli, dari manakah sumber air baku yang akan disaring atau difilter untuk menjadi air siap minum. Apakah daaerah sekitar sumber air baku tersebut sudah tercemar atau belum. Apakah hasil test laboratorium membolehkan untuk dijadikan sumber air baku. Sumber air baku depot air minum isi ulang (DAMIU) DIAN-RO telah lulus uji layak untuk di proses yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang berdasarkan hasil test laboratorium PT.Sucofindo di Batam.
  • Lihat, cium dan rasakan. Bila terlihat warna yang lain selain bening berarti sudah tidak layak di minum. Air minum tidak boleh ada bau. Dan terakhir rasakan air tersebut anda akan bisa bedakan mana yang baik dan tidak.
  • Tes mengunakan TDS  (Total Dissolved Solids) Meter. Umumnya air minum isi ulang dari pegunungan (air mineral) berkisar 30 s/d 80 ppm, jika air murni RO sekitar 02 s/d 30 ppm. Namun ini hanya merupakan salah satu parameter saja dari air minum tersebut. Air isi ulang siap minum DIAN-RO memiliki TDS dibawah 10, yaitu 4 ppm, berdasarkan hasil test laboratorium oleh PT.Sucofindo di Batam

Demikian beberapa tips untuk memilih air minum isi ulang yang sehat. Semoga bermanfaat bagi anda yang akan menggunakan air minum isi ulang, khususnya di daerah Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Indonesia.

Harga Pergalon

Jemput: Rp.9.000

Antar: Rp.10.000

Pesan Antar

Tlp. 0771-20772

HP. 081275815001

DIAN-RO